Tehnik Manipulasi Tonifikasi & Sedasi

Posted in TCM by pijatjogja on 28 March 2019

TEKNIK MANIPULASI

  • Manipulasi pada sistem meridian dilakukan sepanjang arah arus Qi / energi dari meridian.

  • Kasus jenis ekses (kuat/Yang) : pemijatan dilakukan searah dengan perjalanan meridian.

  • Kasus jenis defisien (lemah/Yin) : pemijatan dilakukan berlawanan dengan perjalanan meridian.

Penguatan / Tonifikasi (untuk kondisi Yin) :

Adalah teknik rangsangan yang digunakan untuk menangani klien dengan kondisi kekurangan energi. Teknik rangsangan ini dilakukan dengan tekanan sedang namun klien tetap merasakan rasa ngilu nya dengan jumlah tekanan sebanyak 30x pada setiap titik atau area pijat. Arah pemijatan sesuai dengan arah fungsi anatomi tubuh.

Pelemahan / Sedasi (untuk kondisi Yang) :

Adalah teknik rangsangan yang digunakan untuk menangani klien dengan kondisi kelebihan energi. Teknik rangsangan ini dapat dilakukan dengan tekanan kuat namun sesuai kekuatan klien dengan jumlah tekanan sebanyak 40x atau lebih pada setiap titik atau area pijat. Arah pemijatan berlawanan arah dengan arah fungsi anatomi tubuh.

Dasar Manipulasi

  • Manipulasi yang diberikan harus optimal yang berarti terasa sedang tetapi tidak terlalu ringan sehingga dapat diharapkan hasilnya.

  • Manipulasi tidak menimbulkan meningkatnya rasa sakit / nyeri akibat terjadinya inflamasi jaringan yang baru.

  • Manipulasi / pijatan diberikan secara tepat dengan memperhitungkan luas daerah yang akan dicapai.

Kekuatan Tekanan

Kekuatan tekanan disesuaikan dengan reaksi pengobatan yang diharapkan. Klien sambil terapi sebaiknya juga ditanya apakah kekuatannya sudah cukup, sehingga memberi rasa nyaman setelah terapi.

Persyaratan Perlakuan Tekanan :

  • Tekanan meningkat secara gradual. Bila lokasi pada titik akupunktur maka harus sampai terasa De Qi.

  • Pada kepala dan punggung harus rileks dan tidak menimbulkan perubahan warna pada kulit.

  • Intensitas terapi tergantung kesembuhan pasien.

=== TONIFIKASI (YANG) ===

JML TEKANAN < 30 X pijatan

ARAH PUTARAN arah kosong -> mengisi

PENGAMBILAN TITIK

Searah jalannya meridian (dari no. Kecil ke no. Besar)

=== SEDASI (YIN) ===

JML TEKANAN > 40 x pijatan

ARAH PUTARAN arah isi -> kosong

PENGAMBILAN TITIK

Berlawanan arah jalannya meridian (dari no. Besar ke no. Kecil)

Manipulasi pada titik akupresur menghasilkan ekspresi, yaitu :

• Normal : hanya dirasakah nyeri tumpul (De Qi) bila ditekan atau diperlakukan manipulasi.

• Ekses (kuat/Yang) : apabila ditekan pada daerah tersebut rasa nyerinya bertambah.

• Defisien (lemah) : apabila ditekan pada daerah tersebut rasa nyerinya berkurang atau enak.

HAL YANG MUNGKIN TERJADI

  • Kondisi Shock

Gejala = keringat dingin, pucat, lemas, mual, pusing.

Penyebab = lapar, terlalu lemah/lelah, atau takut, pijatan terlampau menyakitkan

Cara mengatasi = Hentikan pemijatan, baringkan klien, beri minum air hangat manis (teh manis), tenangkan klien dengan pijatan perlahan

  • Kondisi Kejang Otot

Gejala = kram, otot menjadi kaku dan tegang

Penyebab = pemijatan terlalu kuat atau klien tidak relax

Cara mengatasi = hentikan pemijatan di daerah kejang, pijat pada titik – titik di sekitarnya

  • Kondisi Bengkak / memar

Gejala = terjadi pembengkakan pada tempat bekas yang dipijat, mungkin muncul warna kebiruan

Penyebab = pemijatan terlalu kuat atau kulit klien sensitif

Cara mengatasi = hentikan pemijatan pada daerah tersebut , beri minyak khusus untuk memar